Postingan

Prosedur dan Esensi Mana yang Lebih Utama

Pernahkan kamu dihadapkan pada suatu pilihan antara menghormati prosedur atau mengutamakan esensi? Ketika dua hal tersebut direndengkan, lalu kita memilih salahsatunya, apakah hal tersebut otomatis menjadikannya lebih superior dari yang lainnya? Hal tersebut layak untuk didiskusikan. Dari dua pilihan diatas, kita perlu mengkaji dahulu dasar dari keberadaan prosedur dan esensi. Prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas (KBBI). Dapat kita pahami, disana terdapat tahapan yang disusun untuk mencapai sebuah sistem yang teratur. Artinya ketiadaan prosedur akan mengakibatkan ketidakteraturan.  Sedangkan, esensi adalah hakikat paling penting dari keberadaan sesuatu. Ketiadaan esensi mengakibatkan hilangnya identitas dari tujuan awalnya sesuatu itu ada. Dari pemahaman kedua hal tersebut, ketika mereka ada dan tidak ada, menurut saya secara umum kedua hal tersebut malah memiliki ranahnya masing-masing dan tidak bisa otomatis menjatuhkan satusama lain karena...

Makna Pulang dari Kehilangan Sebuah Kota

Gambar
Apakah kamu sanggup menerima kenyataan bahwa sebuah kota tempatmu bertumbuh, mengenal makna persahabatan dan perjuangan lenyap? Kota itu lenyap bukan dalam hitungan semalam bagai Atlantis. Namun, dalam hitungan beberapa tahun. Pun begitu, akan tetap terasa begitu cepat tanpa kita sadari. Kota yang mengenalkan makna pulang ke rumah sudah tidak kamu kenali. Mungkinkah kamu merasakan ini juga ketika pulang mudik lebaran menuju kotamu atau kota lainnya? Foto: Sebuah Kota (Dok Pribadi, 2022) Dahulu, ketika Aku masih kecil (mungkin SD), Aku pernah bertanya kepada pamanku yang sering main ke kotaku, Cikarang, tentang mengapa dia menjadi jarang main kesini lagi. Bukan karena tidak bisa pulang, namun dia mengatakan bahwa kini Cikarang sudah terasa berbeda. Teman-teman yang ia kenal sudah pergi melanjutkan hidup mereka masing-masing. Aku rasa, dahulu pamanku telah kehilangan sebuah kota. Ia semakin jarang kesini karena kehilangan makna pulang ke Cikarang. Mungkin saat ini, ketika Aku sudah seumu...

Cerita Ragu dan Tawa Kerja Praktik Mahasiswa Teknik Geologi Unsoed di Wonosobo

Gambar
Lebih dari satu tahun kami tidak melakukan aktivitas lapangan dalam perkuliahan akibat pandemi. Tak terasa, kami sudah tiba di fase sebagai Mahasiswa Teknik Geologi yang harus melaksanakan Kerja Praktik (KP) dan mengharuskan kami melakukan pemetaan geologi lapangan. Kebiasaan di dalam ruangan dan berinteraksi secara daring adalah suatu kontradiksi dari kegiatan pemetaan yang mengharuskan kami menyusuri alam dan hadir di tengah-tengah masyarakat. Foto: Menyusuri sungai Lok Ulo di lokasi penelitian (Dok. Falah Purnama Aji, 2021) Sebagi gambaran, pemetaan geologi adalah kegiatan memproyeksikan kondisi geologi yang mencakup litologi batuan, struktur geologi, dan geomorfologi dari hasil observasi langsung di lapangan ke dalam sebuah peta geologi. Untuk melakukannya kami perlu mengambil data dengan menyusuri sungai, bukit dan lembah. Jika di prodi kami, Teknik Geologi Unsoed, kegiatan tersebut diberi nama PKL, alias Praktik Kerja Lapangan yang selanjutnya mengharuskan kami menyusun laporan p...

Tari Saman Bertiga: Membayar Mimpi Untuk Tampil

Gambar
Apa yang sering membuatmu untuk berhenti memperjuangkan mimpi? Kehilangan teman yang satu visi? Timbulnya rasa pesimis? Tidak tau harus mulai dari mana? Saya yakin ada banyak hal lainnya yang pernah kamu rasakan. Dalam tulisan ini, saya ingin menceritakan suatu pengalaman ketika saya berada di posisi ‘kayaknya udah ga mungkin’, tapi masih kami paksakan untuk terjadi karena ternyata yang membuat limitasi itu adalah kita sendiri. Wawancara oleh MC sebelum penampilan Saman MM Teknik. Dari kiri ke kanan: Cantika (MC) - Saya - Khaerul - Iky di acara Diesnatalis KSMPA Titik Nol ke-15 (Dokumen KSMPA TN, 2019) Cerita ini tentang perjuangan kami membentuk kelompok Tari Saman. Jika kamu belum familiar, Tari Saman adalah tarian yang dilakukan secara berkelompok dan berasal dari provinsi Aceh. Tarian ini biasanya dilakukan oleh 10 orang namun ada beberapa yang mengatakan jumlahnya harus ganjil. Itu sekedar informasi saja, semoga kamu sudah mengenal tarian ini. Atau jika kamu ingin mengetahui tenta...

Lihat Hasil UTBK Dengan Sikap Kesatria

Gambar
Foto: pixabay.com/users/devanath Bagaimana jika aku mendapatkan merah? Ambyar.. Apakah masih ada kesempatan untukku? Bagaimana reaksi orang tuaku jika aku mengecewakannya? Apakah selama ini aku sudah berusaha sebaik mungkin? Banyak lagi ungkapan kekhawatiran yang tak bisa saya tulis satu-satu. Tapi, apakah hanya sisi merah yang pantas dikhawatirkan? Pernahkah kamu bertanya-tanya seperti itu jika kamu mendapat yang kamu harapkan? (Baca: Hijau) Jika Aku mendapat hijau, apakah ini benar-benar aku inginkan? Apakah aku bisa terus mempertahankan komitmenku? Apakah pantas kesempatan ini kuterima dimana banyak orang di luar sana yang menginginkan juga? Apakah aku benar-benar dapat berguna bagi orang lain dengan pencapaian ini? Kedua sisi koin, entah merah atau hijau, sama-sama memiliki potensi untuk dikhawatirkan. Tinggal di sisi mana kita memilih untuk terbuai oleh asumsi dan interpretasi dari pikiran sendiri yang belum tentu kebenarannya. Maka, dalam usaha membuka sebuah kenyataan, yang ...

Membangun Support System Dari Jauh Selama Pandemi

Gambar
Gambar:  weheartit.com/zoethout Keadaan yang membuat kita tidak bisa saling bersandar sembari mendengarkan lagu-lagu Hindia seperti biasanya di sekretariat, bercerita tentang apa yang sedang kita keluhkan, saling menyemangati ketika salahsatu dari kita lelah, dan hal-hal sederhana namun indah lainnya yang tidak bisa ku sebutkan satu-satu membuatku merasa lebih berat menanggung semua ini seorang diri disini. Aku tau, dengan terus berandai-andai tidak akan membuat harapanku terwujud seketika. Tapi saat ini aku hanya ingin merasa didengar. Begitu pesan dari temanku yang ia kirim dari Kalimantan di dalam grup whatsapp. Mungkin saat itu ia sedang berbicara tentang dirinya. Namun menurutku, dia mewakili suara banyak orang yang sedang memperjuangkan sesuatu namun jauh dari rekan yang biasa berjuang bersamanya, atau disebut juga support system. Entah di dalam lingkungan kampus ketika kita memperjuangkan skripsi, di suatu organisasi, ataupun di lingkungan lainnya. Memang terdengar nyaman ki...

Warung Tua Penjual Air Kemasan

Gambar
Foto: instagram.com/ hannachrt Hari ini sangat panas seperti biasanya. Ku pikir membeli minuman dingin di tengah perjalanan pulang sekolahku akan membuat suasana lebih baik. Aku mampir ke sebuah warung di ujung belokan itu. Bangunannya tua, namun tidak terlalu kumuh. Jarang-jarang aku membeli di warung pinggir jalan seperti ini ketika yang biasa ku temukan adalah minimarket. Bagian depannya digunakan untuk lapak menjual koran bekas. Aku memberi senyum kecil sembari menundukan sedikit kepalaku sebelum membuka pintu warung tersebut kepada seorang ibu yang sedang duduk di lapak itu. Aw! Terdapat benda tajam saat ku dorong pintu kayu yang agak macet ini. Bekas gerusan berbentuk lengkungan yang sesuai alur gerak pintu di lantai memberi tahuku bahwa pintu ini sudah lama macet. Aku melihat ujung jari tengahku. Terdapat setitik luka seperti terkena ujung paku. Sedikit darah keluar dari luka itu. Aku tak terlalu memikirkannya. Aku usap darah itu dengan ibu jariku dan melanjutkan langkahku...